14
Sep

Prolog “Seven Soulmates”

Novel ini menceritakan tentang kehidupan pemimpin kelompok dari tujuh sahabat pria yang hidup di kota metropolitan, dan juga pemimpin dari tujuh sahabat wanita yang menuntut ilmu di Amerika yang akhirnya bekerja disana. Ketujuh wanita muda tersebut akhirnya direkrut oleh Interpol Amerika, dan mendapat misi ke negaranya, terkait dengan kasus jaringan transaksi narkoba internasional yang dapat menyebabkan hancurnya masa depan generasi muda Indonesia. Mereka menyandang sandi ”SAHABAT,” karena masing-masing bernama: Sari, Anggraini, Herlin, Angel, Barbie, Astri, serta Trinita. Mereka bertujuh menyandang nama ”SEVEN GIRLS”. Barbie merupakan pemimpin Seven Girls. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda, baik dari segi keyakinan, kebudayaan, suku, prinsip, kepribadian, pandangan hidup, dan lain-lain. Akan tetapi semuanya itu tidak dapat meruntuhkan tali PERSAHABATAN diantara mereka, sebab mereka bertujuh memiliki sifat-sifat dasar yang patut dipuji. Saling mendukung, menghormati, bertanggung jawab, disiplin, toleransi antar umat beragama, serta menjunjung tinggi nilai ”Bhinneka Tunggal Ika.” Merupakan komitmen bersama. Meskipun mereka sudah lama merantau dan tinggal di negara orang, akan tetapi rasa cinta dan bangga terhadap bangsa, negara, serta tanah air dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan, tidak pernah mereka lupakan. Akhirnya Seven Girls pun tiba di negara tercinta.

Read more…

,