Prolog
Novel ini menceritakan tentang kehidupan pemimpin kelompok dari tujuh sahabat pria yang hidup di kota metropolitan, dan juga pemimpin dari tujuh sahabat wanita yang menuntut ilmu di Amerika yang akhirnya bekerja disana. Ketujuh wanita muda tersebut akhirnya direkrut oleh Interpol Amerika, dan mendapat misi ke negaranya, terkait dengan kasus jaringan transaksi narkoba internasional yang dapat menyebabkan hancurnya masa depan generasi muda Indonesia. Mereka menyandang sandi ”SAHABAT,” karena masing-masing bernama: Sari, Anggraini, Herlin, Angel, Barbie, Astri, serta Trinita. Mereka bertujuh menyandang nama ”SEVEN GIRLS”. Barbie merupakan pemimpin Seven Girls. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda, baik dari segi keyakinan, kebudayaan, suku, prinsip, kepribadian, pandangan hidup, dan lain-lain. Akan tetapi semuanya itu tidak dapat meruntuhkan tali PERSAHABATAN diantara mereka, sebab mereka bertujuh memiliki sifat-sifat dasar yang patut dipuji. Saling mendukung, menghormati, bertanggung jawab, disiplin, toleransi antar umat beragama, serta menjunjung tinggi nilai ”Bhinneka Tunggal Ika.” Merupakan komitmen bersama. Meskipun mereka sudah lama merantau dan tinggal di negara orang, akan tetapi rasa cinta dan bangga terhadap bangsa, negara, serta tanah air dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan, tidak pernah mereka lupakan. Akhirnya Seven Girls pun tiba di negara tercinta.
7777777
Di tempat berbeda, ada tujuh sahabat pria yang hidupnya hampir dikatakan tidak pernah kekurangan secara materi dan berasal dari keluarga yang cukup harmonis serta bahagia. Meskipun berkecukupan, mereka tidak pernah memanfaatkan kekayaan keluarganya, sebab mereka memiliki sifat mandiri yang sangat tinggi. Mereka juga selalu siap membantu kepolisiaan di dalam menangani tindakan criminal, sehingga pihak kepolisian memberi julukan kepada mereka sebagai ”SEVEN HEROES,” karena jasa-jasa mereka dalam membantu keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gelar yang tidak serta merta membuat mereka merasa hebat. Sebaliknya, mereka merasakan adanya tanggungjawab yang sangat besar dengan menyandang gelar tersebut.
Seperti halnya Seven Girls, Seven Heroes pun mempunyai pemimpin yang bernama Maikel, yang selalu memberi semangat, pada Frans, dan Andrian. Yang tidak percaya diri dengan jasmani mereka. Terutama pada Wahyu yang bermasalah dengan rohaninya. Meskipun mereka sering bercanda, menyindir, serta menyudutkan kawan, itu hanya lah sekedar pemanis agar persahabatan di antara mereka penuh dengan warna-warni di dalam kehidupan. Anggota Seven Heroes terdiri dari Andri, Dede, Frans, Jhony, Mike, Sidhi, dan Wahyu.



